{
  "success": true,
  "data": {
    "filename": "sna.json",
    "content": {
      "nodes": [
        {
          "key": "Blues_321lagi",
          "attributes": {
            "label": "Blues_321lagi",
            "x": 574.3562649087969,
            "y": 6.294822518682852,
            "size": 10.42,
            "color": "#ED3E3E",
            "sentiment": "negatif",
            "labels": [
              "retweet-000003"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 24.08,
              "eigenvector": 381.9634,
              "in_degree": 0,
              "out_degree": 2,
              "degree": 2
            },
            "_id": "2093388771450654908",
            "id": "Blues_321lagi",
            "source": "retweet-000003",
            "content": "⚠️ KONFLIK di KEBUN SAWIT PT SAL, Warga SAD DAN PERUSAHAAN BERSITEGANG \n\nKeributan terjadi di area perkebunan PT SAL, Des…",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1787937751000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "Kosimatkasah",
          "attributes": {
            "label": "Kosimatkasah",
            "x": 814.4778343421747,
            "y": 470.33212887864573,
            "size": 15.0,
            "color": "#ED3E3E",
            "sentiment": "negatif",
            "labels": [
              "retweet-000003"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 59.6766,
              "eigenvector": 618.0298,
              "in_degree": 4,
              "out_degree": 2,
              "degree": 6
            },
            "_id": "2093388771450654908",
            "id": "Kosimatkasah",
            "source": "retweet-000003",
            "content": "⚠️ KONFLIK di KEBUN SAWIT PT SAL, Warga SAD DAN PERUSAHAAN BERSITEGANG \n\nKeributan terjadi di area perkebunan PT SAL, Des…",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1787937751000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "anggarrzz",
          "attributes": {
            "label": "anggarrzz",
            "x": 348.73928697481915,
            "y": 585.6740382373315,
            "size": 3.0,
            "color": "#ED3E3E",
            "sentiment": "negatif",
            "labels": [
              "retweet-000003"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 24.08,
              "eigenvector": 0.0008,
              "in_degree": 0,
              "out_degree": 2,
              "degree": 2
            },
            "_id": "2093677343592366202",
            "id": "anggarrzz",
            "source": "retweet-000003",
            "content": "Tidak bermaksud membela siapa-siapa, cuma sedih melihat prajurit2 itu jadi sasaran amarah suku anak dalam...\n\nCapek2 ikut pe…",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1788006552000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "doelpaten",
          "attributes": {
            "label": "doelpaten",
            "x": 734.1949959117843,
            "y": 76.15331114615131,
            "size": 3.0,
            "color": "#ED3E3E",
            "sentiment": "negatif",
            "labels": [
              "retweet-000003"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 54.782,
              "eigenvector": 0.0008,
              "in_degree": 3,
              "out_degree": 0,
              "degree": 3
            },
            "_id": "2093677343592366202",
            "id": "doelpaten",
            "source": "retweet-000003",
            "content": "Tidak bermaksud membela siapa-siapa, cuma sedih melihat prajurit2 itu jadi sasaran amarah suku anak dalam...\n\nCapek2 ikut pe…",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1788006552000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "windra_adityaWA",
          "attributes": {
            "label": "windra_adityaWA",
            "x": 186.30659608446442,
            "y": 848.1898367978662,
            "size": 3.0,
            "color": "#B3B6C6",
            "sentiment": "netral",
            "labels": [
              "tweet-000004"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 24.08,
              "eigenvector": 0.0008,
              "in_degree": 0,
              "out_degree": 1,
              "degree": 1
            },
            "_id": "2093528587295129626",
            "id": "windra_adityaWA",
            "source": "tweet-000004",
            "content": "Berarti PT SAL dekingan nya TNI ya? Berarti TNI bisa jdi bekingan para pengusaha? Klo iya, pantas bisa nya cuma perang ke warga sipil",
            "post_id": "",
            "timestamp": 0,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "Timanganten_L71",
          "attributes": {
            "label": "Timanganten_L71",
            "x": 774.8122435628883,
            "y": 93.38836494241886,
            "size": 3.0,
            "color": "#B3B6C6",
            "sentiment": "netral",
            "labels": [
              "tweet-000004"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 65.016,
              "eigenvector": 0.0008,
              "in_degree": 2,
              "out_degree": 0,
              "degree": 2
            },
            "_id": "2093528587295129626",
            "id": "Timanganten_L71",
            "source": "tweet-000004",
            "content": "Berarti PT SAL dekingan nya TNI ya? Berarti TNI bisa jdi bekingan para pengusaha? Klo iya, pantas bisa nya cuma perang ke warga sipil",
            "post_id": "",
            "timestamp": 0,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "ArsantanaLim",
          "attributes": {
            "label": "ArsantanaLim",
            "x": 663.642258499771,
            "y": 313.9266555262917,
            "size": 3.0,
            "color": "#ED3E3E",
            "sentiment": "negatif",
            "labels": [
              "tweet-000004"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 24.08,
              "eigenvector": 0.0008,
              "in_degree": 0,
              "out_degree": 1,
              "degree": 1
            },
            "_id": "2093527134509867169",
            "id": "ArsantanaLim",
            "source": "tweet-000004",
            "content": "Kalo betul buh yang dibawa dari kebun inti punya PT SAL, pasti ada tandanya. Keributan seperti ini terlalu sering, dan bahkan saling tebas kepala. Tapi jarang yang sampai ada videonya",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1787970739000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "ruis__",
          "attributes": {
            "label": "ruis__",
            "x": 93.95493931126741,
            "y": 272.8160018862118,
            "size": 3.0,
            "color": "#B3B6C6",
            "sentiment": "netral",
            "labels": [
              "tweet-000004"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 24.08,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 0,
              "out_degree": 1,
              "degree": 1
            },
            "_id": "2093600160291180657",
            "id": "ruis__",
            "source": "tweet-000004",
            "content": "Kalau ini murni tindakan kriminal dari SAD yang setiap hari melakukan pencurian TBS secara masif, berbagai upaya tindakan tanpa kekerasan sudah dilakukan akan tetapi memang SAD ini sudah terlalu nyaman mendapatkan penghasilan yang besar dari pencurian TBS di lahan PT SAL.",
            "post_id": "",
            "timestamp": 0,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "indepenSumatera",
          "attributes": {
            "label": "indepenSumatera",
            "x": 27.597255635924412,
            "y": 52.26594026575637,
            "size": 3.0,
            "color": "#B3B6C6",
            "sentiment": "netral",
            "labels": [
              "tweet-000004"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 44.548,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 1,
              "out_degree": 0,
              "degree": 1
            },
            "_id": "2093600160291180657",
            "id": "indepenSumatera",
            "source": "tweet-000004",
            "content": "Kalau ini murni tindakan kriminal dari SAD yang setiap hari melakukan pencurian TBS secara masif, berbagai upaya tindakan tanpa kekerasan sudah dilakukan akan tetapi memang SAD ini sudah terlalu nyaman mendapatkan penghasilan yang besar dari pencurian TBS di lahan PT SAL.",
            "post_id": "",
            "timestamp": 0,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "Boltcrank6",
          "attributes": {
            "label": "Boltcrank6",
            "x": 882.12202475601,
            "y": 68.17956870859388,
            "size": 3.0,
            "color": "#B3B6C6",
            "sentiment": "netral",
            "labels": [
              "tweet-000004"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 24.08,
              "eigenvector": 0.0008,
              "in_degree": 0,
              "out_degree": 1,
              "degree": 1
            },
            "_id": "2093649138340806983",
            "id": "Boltcrank6",
            "source": "tweet-000004",
            "content": "Yakin itu sad? Sad yg gw kenal mostly baik dan tdk mengedepankan kekerasan. Gw pernah stay di daerah bulian pd tahun 2013-2018.\nDsna ada kelakar kami SAD yg ribut itu bkn suku anak dalam, tapi suku anak datang 😁\nKrn bny sekali lsm2 mengatasnamakan SAD pdhl mrk ya cr untung dsitu",
            "post_id": "",
            "timestamp": 0,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@dimassanjayaoke2450",
          "attributes": {
            "label": "@dimassanjayaoke2450",
            "x": 668.3026528360604,
            "y": 962.8311960230509,
            "size": 3.0,
            "color": "#ED3E3E",
            "sentiment": "negatif",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 24.08,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 0,
              "out_degree": 1,
              "degree": 1
            },
            "_id": "S3yWl-VUL1U",
            "id": "@dimassanjayaoke2450",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "Viral di medsos Bentrok di duga SAD dan Personil TNI di perkebunan PT SAL sarolangun ,ini infonya\n\nBentrokan antara sejumlah warga Suku Anak Dalam (SAD) dan personel Yonif 896/Serumpun Pseko terjadi di kawasan perkebunan PT SAL, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.\nKericuhan diduga bermula saat sejumlah warga SAD membawa tandan buah segar (TBS) dari kawasan inti perkebunan PT SAL.\n\nPersonel TNI yang tengah melakukan pengamanan kemudian mengejar dan meminta warga meninggalkan TBS tersebut.\nSituasi memanas setelah permintaan itu diduga tidak diindahkan. Cekcok antara kedua pihak kemudian berujung bentrokan.\nRekaman video yang beredar memperlihatkan sejumlah warga SAD dan personel berseragam TNI terlibat dalam situasi tegang. Dalam insiden tersebut, kedua pihak diduga melakukan aksi kekerasan.\n\nBelum diketahui secara pasti ada atau tidaknya korban luka maupun jumlah korban dalam bentrokan tersebut. Kronologi lengkap kejadian juga masih perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait.\nHingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Yonif 896/Serumpun Pseko maupun manajemen PT SAL terkait insiden tersebut.\n\n#beritaviral\n#SAD\n#TNI\n#bentrok\n#infoterkini\n#sukuanakdalam\n — ￼merasa sedih di Jambi, Indonesia.\nVidio amatir warga \n\nIjin Share",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1787987445000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "sorotan",
          "attributes": {
            "label": "sorotan",
            "x": 928.1969789543709,
            "y": 949.2583906191646,
            "size": 3.0,
            "color": "#ED3E3E",
            "sentiment": "negatif",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 44.548,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 1,
              "out_degree": 0,
              "degree": 1
            },
            "_id": "S3yWl-VUL1U",
            "id": "sorotan",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "Viral di medsos Bentrok di duga SAD dan Personil TNI di perkebunan PT SAL sarolangun ,ini infonya\n\nBentrokan antara sejumlah warga Suku Anak Dalam (SAD) dan personel Yonif 896/Serumpun Pseko terjadi di kawasan perkebunan PT SAL, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.\nKericuhan diduga bermula saat sejumlah warga SAD membawa tandan buah segar (TBS) dari kawasan inti perkebunan PT SAL.\n\nPersonel TNI yang tengah melakukan pengamanan kemudian mengejar dan meminta warga meninggalkan TBS tersebut.\nSituasi memanas setelah permintaan itu diduga tidak diindahkan. Cekcok antara kedua pihak kemudian berujung bentrokan.\nRekaman video yang beredar memperlihatkan sejumlah warga SAD dan personel berseragam TNI terlibat dalam situasi tegang. Dalam insiden tersebut, kedua pihak diduga melakukan aksi kekerasan.\n\nBelum diketahui secara pasti ada atau tidaknya korban luka maupun jumlah korban dalam bentrokan tersebut. Kronologi lengkap kejadian juga masih perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait.\nHingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Yonif 896/Serumpun Pseko maupun manajemen PT SAL terkait insiden tersebut.\n\n#beritaviral\n#SAD\n#TNI\n#bentrok\n#infoterkini\n#sukuanakdalam\n — ￼merasa sedih di Jambi, Indonesia.\nVidio amatir warga \n\nIjin Share",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1787987445000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@tribunpriangan",
          "attributes": {
            "label": "@tribunpriangan",
            "x": 600.3352874505757,
            "y": 751.6604259103872,
            "size": 3.0,
            "color": "#ED3E3E",
            "sentiment": "negatif",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 24.08,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 0,
              "out_degree": 1,
              "degree": 1
            },
            "_id": "3Ahsu1CgVk0",
            "id": "@tribunpriangan",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "Detik-Detik Personel TNI Dikeroyok Suku Anak Dalam di Kebun Sawit PT SAL Jambi\n\nTRIBUNPRIANGAN.COM - Ketegangan pecah di area perkebunan kelapa sawit PT Sari Aditya Loka (SAL), Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi, pada Jumat (28/8/2026).\n\nDalam rekaman video yang beredar, sejumlah warga Suku Anak Dalam (SAD) bersenjata tajam dan benda tumpul tampak mengejar serta mengeroyok personel TNI yang sedang bertugas. Selain itu, massa juga merusak mobil milik kepala kebun PT SAL (anak perusahaan PT Astra Agro Lestari Tbk).\n\nKepala Desa Bukit Suban, M Ramli, mengonfirmasi insiden tersebut setelah menerima laporan dari pihak perusahaan sekira pukul 12.15 WIB. Ramli menyebut gesekan antara warga SAD dan pihak keamanan perusahaan memang kerap terjadi dalam beberapa bulan terakhir. (*)\n\nHost: Nila Irda\nEditor Video: Dedhi Ajib Ramadhani \nUploader: Tri Hantoro\nProd. Video: Aldi M Perdana\n\nIkuti juga informasi melalui akun media sosial dan website kami:\nWebsite: https://priangan.tribunnews.com\nInstagram:   / tribunpriangan  \nTiktok:   / tribunpriangan.com  \nYoutube:    /   \n\n#Sarolangun #Jambi #SukuAnakDalam #BeritaJambi #TribunJambi #KonflikLahan #PTAstraAgroLestari #LakaLantas #InfoJambi",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1787974807000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "tribunpriangan",
          "attributes": {
            "label": "tribunpriangan",
            "x": 683.2042634641854,
            "y": 55.49640416563073,
            "size": 3.0,
            "color": "#ED3E3E",
            "sentiment": "negatif",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 44.548,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 1,
              "out_degree": 0,
              "degree": 1
            },
            "_id": "3Ahsu1CgVk0",
            "id": "tribunpriangan",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "Detik-Detik Personel TNI Dikeroyok Suku Anak Dalam di Kebun Sawit PT SAL Jambi\n\nTRIBUNPRIANGAN.COM - Ketegangan pecah di area perkebunan kelapa sawit PT Sari Aditya Loka (SAL), Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi, pada Jumat (28/8/2026).\n\nDalam rekaman video yang beredar, sejumlah warga Suku Anak Dalam (SAD) bersenjata tajam dan benda tumpul tampak mengejar serta mengeroyok personel TNI yang sedang bertugas. Selain itu, massa juga merusak mobil milik kepala kebun PT SAL (anak perusahaan PT Astra Agro Lestari Tbk).\n\nKepala Desa Bukit Suban, M Ramli, mengonfirmasi insiden tersebut setelah menerima laporan dari pihak perusahaan sekira pukul 12.15 WIB. Ramli menyebut gesekan antara warga SAD dan pihak keamanan perusahaan memang kerap terjadi dalam beberapa bulan terakhir. (*)\n\nHost: Nila Irda\nEditor Video: Dedhi Ajib Ramadhani \nUploader: Tri Hantoro\nProd. Video: Aldi M Perdana\n\nIkuti juga informasi melalui akun media sosial dan website kami:\nWebsite: https://priangan.tribunnews.com\nInstagram:   / tribunpriangan  \nTiktok:   / tribunpriangan.com  \nYoutube:    /   \n\n#Sarolangun #Jambi #SukuAnakDalam #BeritaJambi #TribunJambi #KonflikLahan #PTAstraAgroLestari #LakaLantas #InfoJambi",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1787974807000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@tribunjambi_official",
          "attributes": {
            "label": "@tribunjambi_official",
            "x": 583.7378843019055,
            "y": 368.35470591405385,
            "size": 3.0,
            "color": "#ED3E3E",
            "sentiment": "negatif",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 24.08,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 0,
              "out_degree": 1,
              "degree": 1
            },
            "_id": "CnZEyJ8QI9M",
            "id": "@tribunjambi_official",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "🔴Detik-detik Bentrok Pecah Warga Suku Anak Dalam dan TNI, 5 Personel Dikeroyok di Lahan Sawit\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nSejumlah pria berseragam loreng diduga dikeroyok oleh sekelompok orang yang diketahui merupakan Suku Anak Dalam (SAD) Jumat (28/8/2026).\n\nDalam rekaman video, tampak suasana tegang menyelimuti area lahan perkebunan kelapa sawit milik PT Sari Aditya Loka (SAL).\n\nPT SAL adalah anak perusahaan perkebunan kelapa sawit di bawah naungan PT Astra Agro Lestari Tbk.\n\nPeristiwa pengeroyokan tersebut dilaporkan berlokasi di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.\n\nDikutip dari Tribunjambi, sejumlah warga Suku Anak Dalam tampak mengejar dan mengeroyok personel TNI yang sedang bertugas.\n\nBeberapa di antara warga SAD tersebut tampak membawa senjata tajam serta benda tumpul saat melakukan tindakan anarkis di lokasi kejadian.\n\nSaat dikonfirmasi, Kepala Desa Bukit Suban, M Ramli turut membenarkan adanya video tersebut.\n\nNamun, Ramli mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi awal insiden karena sedang tidak berada di tempat kejadian perkara (TKP).\n\nIa baru menerima informasi di lapangan seusai mendapatkan laporan dari pihak perusahaan.\n\n\"Intinya kronologi peristiwa itu, saya tidak mengetahui, karena saya tidak di TKP. Kalau dari pihak perusahaan ada menghubungi tadi memberitahu ada kejadian di lapangan sekira jam 12.15 WIB saya ditelepon dihubungi oleh pihak perusahaan, telah terjadi konflik antara warga SAD merusak mobil kepala kebun,\" ungkap M Ramli.\n\nRamli mengungkapkan bahwa gesekan antara warga SAD dan pihak PT SAL bukan pertama kali terjadi di kawasan tersebut.\n\nSejak beberapa bulan terakhir, ia mengakui bahwa bentrokan antara warga SAD dan pihak safety security kerap terjadi.\n\nRamli menyebutkan keberadaan petugas keamanan di area perkebunan kelapa sawit tersebut kerap tidak dianggap oleh warga SAD saat berada di lahan milik perusahaan. \n\nPihak pemerintah desa sendiri sebenarnya telah berulang kali mengambil langkah edukatif guna mencegah gesekan antar kedua belah pihak. \n\nProgram: Berita Nasional\nOperator: Endi\nSumber: Tribunnews\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJambi.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /    /     \nFacebook:   / tribunjambifanspage  \n​Instagram:   /   / tribunjambi  \nTwitter/X:  / https://x.com/tribunjambiku",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1788003244000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "tribunjambi_official",
          "attributes": {
            "label": "tribunjambi_official",
            "x": 269.92085381310983,
            "y": 672.6102570213149,
            "size": 3.0,
            "color": "#ED3E3E",
            "sentiment": "negatif",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 44.548,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 1,
              "out_degree": 0,
              "degree": 1
            },
            "_id": "CnZEyJ8QI9M",
            "id": "tribunjambi_official",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "🔴Detik-detik Bentrok Pecah Warga Suku Anak Dalam dan TNI, 5 Personel Dikeroyok di Lahan Sawit\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nSejumlah pria berseragam loreng diduga dikeroyok oleh sekelompok orang yang diketahui merupakan Suku Anak Dalam (SAD) Jumat (28/8/2026).\n\nDalam rekaman video, tampak suasana tegang menyelimuti area lahan perkebunan kelapa sawit milik PT Sari Aditya Loka (SAL).\n\nPT SAL adalah anak perusahaan perkebunan kelapa sawit di bawah naungan PT Astra Agro Lestari Tbk.\n\nPeristiwa pengeroyokan tersebut dilaporkan berlokasi di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.\n\nDikutip dari Tribunjambi, sejumlah warga Suku Anak Dalam tampak mengejar dan mengeroyok personel TNI yang sedang bertugas.\n\nBeberapa di antara warga SAD tersebut tampak membawa senjata tajam serta benda tumpul saat melakukan tindakan anarkis di lokasi kejadian.\n\nSaat dikonfirmasi, Kepala Desa Bukit Suban, M Ramli turut membenarkan adanya video tersebut.\n\nNamun, Ramli mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi awal insiden karena sedang tidak berada di tempat kejadian perkara (TKP).\n\nIa baru menerima informasi di lapangan seusai mendapatkan laporan dari pihak perusahaan.\n\n\"Intinya kronologi peristiwa itu, saya tidak mengetahui, karena saya tidak di TKP. Kalau dari pihak perusahaan ada menghubungi tadi memberitahu ada kejadian di lapangan sekira jam 12.15 WIB saya ditelepon dihubungi oleh pihak perusahaan, telah terjadi konflik antara warga SAD merusak mobil kepala kebun,\" ungkap M Ramli.\n\nRamli mengungkapkan bahwa gesekan antara warga SAD dan pihak PT SAL bukan pertama kali terjadi di kawasan tersebut.\n\nSejak beberapa bulan terakhir, ia mengakui bahwa bentrokan antara warga SAD dan pihak safety security kerap terjadi.\n\nRamli menyebutkan keberadaan petugas keamanan di area perkebunan kelapa sawit tersebut kerap tidak dianggap oleh warga SAD saat berada di lahan milik perusahaan. \n\nPihak pemerintah desa sendiri sebenarnya telah berulang kali mengambil langkah edukatif guna mencegah gesekan antar kedua belah pihak. \n\nProgram: Berita Nasional\nOperator: Endi\nSumber: Tribunnews\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJambi.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /    /     \nFacebook:   / tribunjambifanspage  \n​Instagram:   /   / tribunjambi  \nTwitter/X:  / https://x.com/tribunjambiku",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1788003244000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@tribunjakarta",
          "attributes": {
            "label": "@tribunjakarta",
            "x": 758.2356560610712,
            "y": 103.0350364793371,
            "size": 3.0,
            "color": "#B3B6C6",
            "sentiment": "netral",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 24.08,
              "eigenvector": 0.0008,
              "in_degree": 0,
              "out_degree": 2,
              "degree": 2
            },
            "_id": "IKkDVGhLuFU",
            "id": "@tribunjakarta",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "Bentrokan di Perkebunan Sawit Jambi! Kelompok Suku Anak Dalam Bawa Sajam Kejar Personel TNI\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Sejumlah pria berseragam loreng diduga dikeroyok oleh sekelompok orang yang diketahui merupakan Suku Anak Dalam (SAD) Jumat (28/8/2026).\n\nDalam rekaman video, tampak suasana tegang menyelimuti area lahan perkebunan kelapa sawit milik PT Sari Aditya Loka (SAL).\n\nPT SAL adalah anak perusahaan perkebunan kelapa sawit di bawah naungan PT Astra Agro Lestari Tbk.\n\nPeristiwa pengeroyokan tersebut dilaporkan berlokasi di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.\n\n\nSumber: Tribunnews Update\nHost: Nila Irda\nEditor Video: Elvera\nUploader: Winda Rahmawati\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1787996884000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "tribunjakarta",
          "attributes": {
            "label": "tribunjakarta",
            "x": 24.247602624440145,
            "y": 607.93342649968,
            "size": 3.0,
            "color": "#B3B6C6",
            "sentiment": "netral",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 34.314,
              "eigenvector": 0.0008,
              "in_degree": 1,
              "out_degree": 0,
              "degree": 1
            },
            "_id": "IKkDVGhLuFU",
            "id": "tribunjakarta",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "Bentrokan di Perkebunan Sawit Jambi! Kelompok Suku Anak Dalam Bawa Sajam Kejar Personel TNI\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Sejumlah pria berseragam loreng diduga dikeroyok oleh sekelompok orang yang diketahui merupakan Suku Anak Dalam (SAD) Jumat (28/8/2026).\n\nDalam rekaman video, tampak suasana tegang menyelimuti area lahan perkebunan kelapa sawit milik PT Sari Aditya Loka (SAL).\n\nPT SAL adalah anak perusahaan perkebunan kelapa sawit di bawah naungan PT Astra Agro Lestari Tbk.\n\nPeristiwa pengeroyokan tersebut dilaporkan berlokasi di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.\n\n\nSumber: Tribunnews Update\nHost: Nila Irda\nEditor Video: Elvera\nUploader: Winda Rahmawati\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1787996884000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "tribun.jakart...",
          "attributes": {
            "label": "tribun.jakart...",
            "x": 444.787185791179,
            "y": 345.1472991344453,
            "size": 3.0,
            "color": "#B3B6C6",
            "sentiment": "netral",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 34.314,
              "eigenvector": 0.0008,
              "in_degree": 1,
              "out_degree": 0,
              "degree": 1
            },
            "_id": "IKkDVGhLuFU",
            "id": "tribun.jakart...",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "Bentrokan di Perkebunan Sawit Jambi! Kelompok Suku Anak Dalam Bawa Sajam Kejar Personel TNI\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Sejumlah pria berseragam loreng diduga dikeroyok oleh sekelompok orang yang diketahui merupakan Suku Anak Dalam (SAD) Jumat (28/8/2026).\n\nDalam rekaman video, tampak suasana tegang menyelimuti area lahan perkebunan kelapa sawit milik PT Sari Aditya Loka (SAL).\n\nPT SAL adalah anak perusahaan perkebunan kelapa sawit di bawah naungan PT Astra Agro Lestari Tbk.\n\nPeristiwa pengeroyokan tersebut dilaporkan berlokasi di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.\n\n\nSumber: Tribunnews Update\nHost: Nila Irda\nEditor Video: Elvera\nUploader: Winda Rahmawati\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1787996884000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@KUPASTVLAMPUNG",
          "attributes": {
            "label": "@KUPASTVLAMPUNG",
            "x": 7.5661098221458944,
            "y": 630.4955215090874,
            "size": 3.0,
            "color": "#ED3E3E",
            "sentiment": "negatif",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 24.08,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 0,
              "out_degree": 1,
              "degree": 1
            },
            "_id": "j9ujJjN4VvM",
            "id": "@KUPASTVLAMPUNG",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "Viral, Video Alleged Assault on TNI Members at Palm Oil Plantation\n\nA riot broke out in the PT SAL plantation area in Jambi on Friday (August 28, 2026) at around 11:30 a.m. Western Indonesian Time (WIB). The incident involved several Suku Anak Dalam (SAD) residents and personnel from the 896/Serumpun Pseko Infantry Battalion who were providing security at the company's site.\n\nThank you for your support on social media. We provide the latest news from Lampung and national news in high quality.\n\nJoin the WhatsApp Group:\nhttps://linkin.bio/kupas_lampung\n\nGet the Latest Information:\n   /   \n\nDisclaimer:\nImages and videos on this channel are sometimes sourced from various other media sources. Copyright rests with the respective sources. If you have any problems regarding this matter, you can contact us here:\nContact: kupastuntas7 / 081231530113\n\nCOPYRIGHT DISCLAIMER\n\"Copyright Disclaimer: Under Section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for \"fair use\" for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational, or personal use tips the balance in favor of fair use.\"\n\nTo subscribe to the newspaper or place an advertisement, please contact:\nAdmin: 081324556017",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1787979918000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "kupastvlampung",
          "attributes": {
            "label": "kupastvlampung",
            "x": 790.9485828330583,
            "y": 564.2923710976721,
            "size": 3.0,
            "color": "#ED3E3E",
            "sentiment": "negatif",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 44.548,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 1,
              "out_degree": 0,
              "degree": 1
            },
            "_id": "j9ujJjN4VvM",
            "id": "kupastvlampung",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "Viral, Video Alleged Assault on TNI Members at Palm Oil Plantation\n\nA riot broke out in the PT SAL plantation area in Jambi on Friday (August 28, 2026) at around 11:30 a.m. Western Indonesian Time (WIB). The incident involved several Suku Anak Dalam (SAD) residents and personnel from the 896/Serumpun Pseko Infantry Battalion who were providing security at the company's site.\n\nThank you for your support on social media. We provide the latest news from Lampung and national news in high quality.\n\nJoin the WhatsApp Group:\nhttps://linkin.bio/kupas_lampung\n\nGet the Latest Information:\n   /   \n\nDisclaimer:\nImages and videos on this channel are sometimes sourced from various other media sources. Copyright rests with the respective sources. If you have any problems regarding this matter, you can contact us here:\nContact: kupastuntas7 / 081231530113\n\nCOPYRIGHT DISCLAIMER\n\"Copyright Disclaimer: Under Section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for \"fair use\" for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational, or personal use tips the balance in favor of fair use.\"\n\nTo subscribe to the newspaper or place an advertisement, please contact:\nAdmin: 081324556017",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1787979918000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@TribunSumselvideo",
          "attributes": {
            "label": "@TribunSumselvideo",
            "x": 914.998480764331,
            "y": 321.00154326181075,
            "size": 3.0,
            "color": "#ED3E3E",
            "sentiment": "negatif",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 24.08,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 0,
              "out_degree": 1,
              "degree": 1
            },
            "_id": "BRm-nynXDJ4",
            "id": "@TribunSumselvideo",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "Viral 5 TNI Dikroyok Usai Pergoki Warga Santai Bawa Tanda Sawit Milik Perusahaan\n\nSebuah video amatir berdurasi sekitar dua menit memperlihatkan aksi bentrokan fisik di area perkebunan kelapa sawit milik PT Sari Aditya Loka (SAL), anak perusahaan perkebunan kelapa sawit di bawah naungan PT Astra Agro Lestari Tbk. \n\nPeristiwa tersebut berlokasi di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.\n\nDikutip dari akun  Insiden bermula saat patroli TNI memergoki aksi pencurian kelapa sawit di area perkebunan tersebut.\n\nPeristiwa dipicu cekcok setelah anggota TNI mendokumentasikan pencurian, yang dibalas dengan pengrusakan ponsel petugas oleh warga SAD.\n\nMassa berjumlah sekitar 50 orang kemudian menghadang serta menyerang personel menggunakan senjata tajam dan senjata api rakitan (kecepek).\n\nDanyonif TP-896/SP segera melakukan mediasi di lokasi untuk meredam eskalasi. Saat ini, situasi dinyatakan aman dan kondusif.\n\nPolres Sarolangun telah berkoordinasi untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku pengeroyokan guna proses hukum lebih lanjut.\n\nProgram: \nHost: \nEditor Video: Genius Ebit \nUploader: \n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nBaca berita di ------- http://sumsel.tribunnews.com/\n\nFollow Instagram ---------   / tribunsumsel  \n\nLike fanspage ---------   / harian.tribun.sumsel",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1787979084000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "infokomando.official",
          "attributes": {
            "label": "infokomando.official",
            "x": 661.0165019841403,
            "y": 207.20576699174674,
            "size": 3.0,
            "color": "#ED3E3E",
            "sentiment": "negatif",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 44.548,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 1,
              "out_degree": 0,
              "degree": 1
            },
            "_id": "BRm-nynXDJ4",
            "id": "infokomando.official",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "Viral 5 TNI Dikroyok Usai Pergoki Warga Santai Bawa Tanda Sawit Milik Perusahaan\n\nSebuah video amatir berdurasi sekitar dua menit memperlihatkan aksi bentrokan fisik di area perkebunan kelapa sawit milik PT Sari Aditya Loka (SAL), anak perusahaan perkebunan kelapa sawit di bawah naungan PT Astra Agro Lestari Tbk. \n\nPeristiwa tersebut berlokasi di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.\n\nDikutip dari akun  Insiden bermula saat patroli TNI memergoki aksi pencurian kelapa sawit di area perkebunan tersebut.\n\nPeristiwa dipicu cekcok setelah anggota TNI mendokumentasikan pencurian, yang dibalas dengan pengrusakan ponsel petugas oleh warga SAD.\n\nMassa berjumlah sekitar 50 orang kemudian menghadang serta menyerang personel menggunakan senjata tajam dan senjata api rakitan (kecepek).\n\nDanyonif TP-896/SP segera melakukan mediasi di lokasi untuk meredam eskalasi. Saat ini, situasi dinyatakan aman dan kondusif.\n\nPolres Sarolangun telah berkoordinasi untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku pengeroyokan guna proses hukum lebih lanjut.\n\nProgram: \nHost: \nEditor Video: Genius Ebit \nUploader: \n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nBaca berita di ------- http://sumsel.tribunnews.com/\n\nFollow Instagram ---------   / tribunsumsel  \n\nLike fanspage ---------   / harian.tribun.sumsel",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1787979084000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@TribunLampungOfficial",
          "attributes": {
            "label": "@TribunLampungOfficial",
            "x": 330.3010735909123,
            "y": 26.79412322280472,
            "size": 3.0,
            "color": "#ED3E3E",
            "sentiment": "negatif",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 24.08,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 0,
              "out_degree": 1,
              "degree": 1
            },
            "_id": "Sn39kr2zPFI",
            "id": "@TribunLampungOfficial",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "Bentrok di Kebun Sawit Sarolangun, Warga Suku Anak Dalam Keroyok Petugas dan Rusak Mobil Perusahaan\n\n#tribunlampung - Bentrok di Kebun Sawit Sarolangun, Warga Suku Anak Dalam Keroyok Petugas dan Rusak Mobil Perusahaan\n\nChannel YouTube Tribun Lampung Offical merupakan bagian dari website berita https://lampung.tribunnews.com/\nTribun Lampung berdiri sejak 8 Juni 2009, yang berada dalam jaringan Tribun Network.\n\nVideo-video berita lainnya bisa disaksikan di    /    \n\nFollow juga:\nFacebook Tribun Lampung   / tribunnews.lampung  \nInstagram Tribun Lampung   / tribunlampung  \nX Tribun Lampung https://x.com/tribunlampung_\n\nJangan lupa like dan subscribe serta berikan komentarmu untuk video berita ini.",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1788010432000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "tribunlampungupdate",
          "attributes": {
            "label": "tribunlampungupdate",
            "x": 380.359202312833,
            "y": 519.7284588613817,
            "size": 3.0,
            "color": "#ED3E3E",
            "sentiment": "negatif",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 44.548,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 1,
              "out_degree": 0,
              "degree": 1
            },
            "_id": "Sn39kr2zPFI",
            "id": "tribunlampungupdate",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "Bentrok di Kebun Sawit Sarolangun, Warga Suku Anak Dalam Keroyok Petugas dan Rusak Mobil Perusahaan\n\n#tribunlampung - Bentrok di Kebun Sawit Sarolangun, Warga Suku Anak Dalam Keroyok Petugas dan Rusak Mobil Perusahaan\n\nChannel YouTube Tribun Lampung Offical merupakan bagian dari website berita https://lampung.tribunnews.com/\nTribun Lampung berdiri sejak 8 Juni 2009, yang berada dalam jaringan Tribun Network.\n\nVideo-video berita lainnya bisa disaksikan di    /    \n\nFollow juga:\nFacebook Tribun Lampung   / tribunnews.lampung  \nInstagram Tribun Lampung   / tribunlampung  \nX Tribun Lampung https://x.com/tribunlampung_\n\nJangan lupa like dan subscribe serta berikan komentarmu untuk video berita ini.",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1788010432000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@ScientiaDharmasraya",
          "attributes": {
            "label": "@ScientiaDharmasraya",
            "x": 398.1015334925191,
            "y": 724.3240364587658,
            "size": 3.0,
            "color": "#B3B6C6",
            "sentiment": "netral",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 24.08,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 0,
              "out_degree": 2,
              "degree": 2
            },
            "_id": "eoOsVE0NWJM",
            "id": "@ScientiaDharmasraya",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "Video of SAD People in Disputed Sikabau Land Area Circulates, Alleged Threats Emerge and Several ...\n\nVideo of SAD in Disputed Sikabau Land Area Circulates, Alleged Threats and Several Names Mentioned\n\nA video recording has circulated showing a conversation allegedly involving members of the Suku Anak Dalam (SAD) community, who live in a disputed area of ​​customary land in Sikabau, Dharmasraya Regency.\n\nIn the recording, several statements are heard regarding the activities and presence of parties allegedly involved in PT Kali Dareh Bumi Lestari's (KBL) Forest Utilization Business Permit (PBPH) activities in the area.\n\nIn the conversation, several individuals mention the presence of parties who allegedly frequently visit the location and allegedly warn against clearing or conducting activities in the area. Several names are also heard in the recording, including those said to be from the company and the forestry department.\n\nThe recording also includes statements regarding land rights claims and discussions about the origins of land allegedly purchased from Panjang Island.\n\nFurthermore, it is heard that certain parties are said to frequently visit the location, even almost daily. However, all statements in the recording are statements made by the parties in the video and their veracity cannot be independently verified.\n\nAs of the time of this report's writing, there has been no official statement from PT Kali Dareh Bumi Lestari (KBL) or any other related parties regarding the statements made in the recording.\n\nImportant information: tag",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1787486510000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "scientiadharmasraya",
          "attributes": {
            "label": "scientiadharmasraya",
            "x": 934.4818076375919,
            "y": 451.1181030268453,
            "size": 3.0,
            "color": "#B3B6C6",
            "sentiment": "netral",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 34.314,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 2,
              "out_degree": 0,
              "degree": 2
            },
            "_id": "eoOsVE0NWJM",
            "id": "scientiadharmasraya",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "Video of SAD People in Disputed Sikabau Land Area Circulates, Alleged Threats Emerge and Several ...\n\nVideo of SAD in Disputed Sikabau Land Area Circulates, Alleged Threats and Several Names Mentioned\n\nA video recording has circulated showing a conversation allegedly involving members of the Suku Anak Dalam (SAD) community, who live in a disputed area of ​​customary land in Sikabau, Dharmasraya Regency.\n\nIn the recording, several statements are heard regarding the activities and presence of parties allegedly involved in PT Kali Dareh Bumi Lestari's (KBL) Forest Utilization Business Permit (PBPH) activities in the area.\n\nIn the conversation, several individuals mention the presence of parties who allegedly frequently visit the location and allegedly warn against clearing or conducting activities in the area. Several names are also heard in the recording, including those said to be from the company and the forestry department.\n\nThe recording also includes statements regarding land rights claims and discussions about the origins of land allegedly purchased from Panjang Island.\n\nFurthermore, it is heard that certain parties are said to frequently visit the location, even almost daily. However, all statements in the recording are statements made by the parties in the video and their veracity cannot be independently verified.\n\nAs of the time of this report's writing, there has been no official statement from PT Kali Dareh Bumi Lestari (KBL) or any other related parties regarding the statements made in the recording.\n\nImportant information: tag",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1787486510000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@KPURepublikIndonesia",
          "attributes": {
            "label": "@KPURepublikIndonesia",
            "x": 859.2387703973767,
            "y": 228.36461191161462,
            "size": 3.0,
            "color": "#B3B6C6",
            "sentiment": "netral",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 24.08,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 0,
              "out_degree": 1,
              "degree": 1
            },
            "_id": "e6pSJ7cwjz0",
            "id": "@KPURepublikIndonesia",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "Sosialisasi Pendidikan Pemilih di Suku Anak Dalam\n\n------------------- # For more information about KPU # ------------------ \n\nVisit our website : http://kpu.go.id\n\nSubscribe our Youtube Channel :    /   \n\nFollow our Twitter :   / kpu_id   \n\nFollow our Instagram :   / kpu_ri  \n\nFollow our Facebook :   / kpurepublikindonesia  \n\nFollow our TikTok :   / kpu_ri",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1785901699000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "kpurepublikindonesia",
          "attributes": {
            "label": "kpurepublikindonesia",
            "x": 6.473274424590669,
            "y": 301.3903187511364,
            "size": 3.0,
            "color": "#B3B6C6",
            "sentiment": "netral",
            "labels": [
              "youtube-000001"
            ],
            "scores": {
              "pagerank": 44.548,
              "eigenvector": 0.0,
              "in_degree": 1,
              "out_degree": 0,
              "degree": 1
            },
            "_id": "e6pSJ7cwjz0",
            "id": "kpurepublikindonesia",
            "source": "youtube-000001",
            "content": "Sosialisasi Pendidikan Pemilih di Suku Anak Dalam\n\n------------------- # For more information about KPU # ------------------ \n\nVisit our website : http://kpu.go.id\n\nSubscribe our Youtube Channel :    /   \n\nFollow our Twitter :   / kpu_id   \n\nFollow our Instagram :   / kpu_ri  \n\nFollow our Facebook :   / kpurepublikindonesia  \n\nFollow our TikTok :   / kpu_ri",
            "post_id": "",
            "timestamp": 1785901699000,
            "hashtags": []
          }
        }
      ],
      "edges": [
        {
          "key": "Blues_321lagi",
          "source": "Blues_321lagi",
          "target": "Kosimatkasah",
          "attributes": {
            "label": "retweet",
            "type": "retweet",
            "source": "retweet-000003",
            "timestamp": 1787937751000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "Blues_321lagi",
          "source": "Blues_321lagi",
          "target": "Kosimatkasah",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "retweet-000003",
            "timestamp": 1787937751000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "Kosimatkasah",
          "source": "Kosimatkasah",
          "target": "Kosimatkasah",
          "attributes": {
            "label": "retweet",
            "type": "retweet",
            "source": "retweet-000003",
            "timestamp": 1787944535000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "Kosimatkasah",
          "source": "Kosimatkasah",
          "target": "Kosimatkasah",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "retweet-000003",
            "timestamp": 1787944535000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "anggarrzz",
          "source": "anggarrzz",
          "target": "doelpaten",
          "attributes": {
            "label": "retweet",
            "type": "retweet",
            "source": "retweet-000003",
            "timestamp": 1788006552000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "anggarrzz",
          "source": "anggarrzz",
          "target": "doelpaten",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "retweet-000003",
            "timestamp": 1788006552000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "windra_adityaWA",
          "source": "windra_adityaWA",
          "target": "Timanganten_L71",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "tweet-000004",
            "timestamp": 0,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "ArsantanaLim",
          "source": "ArsantanaLim",
          "target": "Timanganten_L71",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "tweet-000004",
            "timestamp": 1787970739000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "ruis__",
          "source": "ruis__",
          "target": "indepenSumatera",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "tweet-000004",
            "timestamp": 0,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "Boltcrank6",
          "source": "Boltcrank6",
          "target": "doelpaten",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "tweet-000004",
            "timestamp": 0,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@dimassanjayaoke2450",
          "source": "@dimassanjayaoke2450",
          "target": "sorotan",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "youtube-000001",
            "timestamp": 1787987445000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@tribunpriangan",
          "source": "@tribunpriangan",
          "target": "tribunpriangan",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "youtube-000001",
            "timestamp": 1787974807000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@tribunjambi_official",
          "source": "@tribunjambi_official",
          "target": "tribunjambi_official",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "youtube-000001",
            "timestamp": 1788003244000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@tribunjakarta",
          "source": "@tribunjakarta",
          "target": "tribunjakarta",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "youtube-000001",
            "timestamp": 1787996884000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@tribunjakarta",
          "source": "@tribunjakarta",
          "target": "tribun.jakart...",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "youtube-000001",
            "timestamp": 1787996884000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@KUPASTVLAMPUNG",
          "source": "@KUPASTVLAMPUNG",
          "target": "kupastvlampung",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "youtube-000001",
            "timestamp": 1787979918000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@TribunSumselvideo",
          "source": "@TribunSumselvideo",
          "target": "infokomando.official",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "youtube-000001",
            "timestamp": 1787979084000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@TribunLampungOfficial",
          "source": "@TribunLampungOfficial",
          "target": "tribunlampungupdate",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "youtube-000001",
            "timestamp": 1788010432000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@ScientiaDharmasraya",
          "source": "@ScientiaDharmasraya",
          "target": "scientiadharmasraya",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "youtube-000001",
            "timestamp": 1787486510000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@ScientiaDharmasraya",
          "source": "@ScientiaDharmasraya",
          "target": "scientiadharmasraya",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "youtube-000001",
            "timestamp": 1787848236000,
            "hashtags": []
          }
        },
        {
          "key": "@KPURepublikIndonesia",
          "source": "@KPURepublikIndonesia",
          "target": "kpurepublikindonesia",
          "attributes": {
            "label": "mention",
            "type": "mention",
            "source": "youtube-000001",
            "timestamp": 1785901699000,
            "hashtags": []
          }
        }
      ]
    }
  }
}